PAGUYUBAN KRANGGAN

PAGUYUBAN KRANGGAN
LOGO

Jumat, 15 Mei 2015

Buruh Terjebak Dalam Kemiskinan.



KOTA BEKASI - Upah buruh di Indonesia yang terendah di Asean, ketidak pastian masa depan atas kehidupan buruh tercermin makin tidak jelas bila melihat konsumtif kehidupan yg di alami sehari -hari.

Dalam perbedaan yg mengklaim indonesia sudah masuk dalam 20 besar negara di dunia yg punya kekuatan ekonomi  raksasa, tetapi ternyata upah buruh di Indonesia terperosok dalam katagori terendah se Asean.
"Upah buruh di indonesia hanya lebih baik di bandingkan kamboja dan viatnam,"Ade Muhamad Nur SH MH kepada Lintas Newss

Lantas apakah kalau begitu buruh atau pekerja indonesia ke depan akan tetap  hidup dalam kerangka kemiskin dan tak ada perubahaan.

Sementara perlindungan nasib buruh dan proteksi masa depannya belum jelas,apalagi ini akhirnya t dengan cara pandang atau idiologi pihak penguasa yang lebih probpada modal kapitalis.

Mul (45) buruh pekerja scurrity di salah satu supermaket di wilayah Jatiranggon Kota Bekasi memaparkan, selama menjadi pekerja dia mengakui belum ada peningkatan.
"Gaji saya sebulan hanya cukup kebutuhan makan setiap hari,"tandasnya.

Kalau dibilang kurang sudah pasti memang kurang, karena sekarang saja belum dituntut biaya untuk anak sekolah.
!agaimana kalau nanti sudah sekolah, pasti kebutuhan akan menuntut,"ujarnya. (yat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar